Model Baju atasan
Jumat, 19 Juni 2015
Model Baju Muslim Atasan
Setelah postingan sebelumnya mengenai refrensi baju muslim terbaru 2015, kali ini saya akan memposting model baju muslim atasan.
Model Baju atasan
Model Baju atasan
Jenis Tipe Rumah dan Keterangannya
Penjualan rumah tiap tahunnya mengalami peningkatan. Banyak sekali perumahan baru yang baru dibangun dengan harga yang cukup menggiurkan bahkan bisa dicicil. Namun jika anda sedang mencari rumah, terlebih dahulu anda harus mengerti Tipe rumah berapa yang anda inginkan, lokasi di mana dan tentunya disesuaikan dengan dana yang anda miliki. Nah, berikut merupakan jenis tipe rumah. Sebelumnya saya akan menjelaskan pengertiannya terlebih dahulu.
Tipe rumah yang dipasarkan di suatu perumahan pada umumnya diberi nama berdasarkan luas tanah dan bangunan rumah. Namun beberapa pengembang perumahan ada yang memberi nama tipe rumah dengan nama-nama lain seperti dengan nama benda, nama-nama bunga, nama planet dan nama lain sesuai selera dan trik pemasaran pengembang perumahan tersebut
Jenis rumah diperumahan berdasarkan nama
Sedangkan nama perumahan berdasarkan nama-nama benda,bunga atau tumbuhan sesuai selera pengembang perumahan dalam memberikan nama tipe rumah yang dipasarkan misalnya:
Rumah type 21 adalah tipe rumah dengan luas bangunan 21 m², misalnya rumah dengan ukuran 6m x 3,5m. Ukuran tanah pada rumah type 21 dipadukan dengan ukuran luas tanah 6m x 10m = 60 m² dan 6m x 12m = 72 m², sehingga disebut rumah type 21/60 atau 21/72. Tipe rumah ini mempunyai 1 kamar tidur, 1 ruang tamu dan 1 kamar mandi.
Pada sekitar awal tahun 2012, pengembang perumahan tidak diizinkan membangun tipe rumah 21 dan diatur dalam pasal 22 ayat 3 UU Perumahan dan kawasan Permukiman No. 1 tahun 2011 yang mengatur batasan tipe rumah minimal 36 untuk mendapatkan FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan / KPR bersubsidi) dan juklaknya dituangkan dalam Permenpera No. 14 tahun 2012.
Namun sekitar akhir tahun 2012, kebijakan program subsidi perumahan rakyat kembali membolehkan dipakai untuk pembelian rumah type 21 m² yang didasarkan pada keputusan Mahkamah Konstitusi yang membatalkan ketentuan Pasal 22 ayat 3 UU No.1/2011 tersebut.
Tipe Rumah Type 36
Rumah type 36 adalah tipe rumah yang mempunyai luas bangunan 36 m², dengan ukuran 6m x 6m = 36 m². Luas tanah pada rumah type 36 ini dapat dipadukan dengan beberapa ukuran luas tanah seperti 60 m² atau 72 m², sehingga disebut rumah type 36/60 dan tipe rumah 36/72. Tipe rumah 36 biasanya mempunyai 2 kamar tidur, 1 ruang tamu dan ruang keluarga serta 1 kamar mandi.
Rumah tipe 45
Adalah rumah yang mempunyai luas bangunan 45 meter persegi misalnya dengan ukuran rumah 6m x 7,5 m = 45m2 sehingga disebut rumah tipe 45 diperumahan.
Rumah tipe 54
Yaitu rumah dengan ukuran bangunan 6m x 9m = 54m2 sehingga disebut rumah tipe 54 diperumahan, tipe rumah ini digunakan pada rumah kelas menengah yang mengutamakan keluasan bangunan namun dengan harga rumah yang masih dapat dijangkau konsumen calon pemilik rumah di perumahan.
Rumah tipe 60
Mempunyai ukuran bangunan 6 m x 10 m = 60 m2 sehingga disebut rumah tipe 60, rumah ini sudah cukup luas sehingga dapat digunakan pada rumah dengan kelas mewah diperumahan namun masih dengan harga yang terjangkau karena masih terdapat rumah mewah dengan luas bangunan yang lebih besar lagi dari nilai 60 meter persegi.
Jadilah pembeli dan penjual yang pintar, agar tidak ada yang di rugikan. :)
Tipe rumah yang dipasarkan di suatu perumahan pada umumnya diberi nama berdasarkan luas tanah dan bangunan rumah. Namun beberapa pengembang perumahan ada yang memberi nama tipe rumah dengan nama-nama lain seperti dengan nama benda, nama-nama bunga, nama planet dan nama lain sesuai selera dan trik pemasaran pengembang perumahan tersebut
Jenis rumah diperumahan berdasarkan nama
Sedangkan nama perumahan berdasarkan nama-nama benda,bunga atau tumbuhan sesuai selera pengembang perumahan dalam memberikan nama tipe rumah yang dipasarkan misalnya:
- Rumah tipe mawar
- Rumah tipe anggrek
- Rumah tipe minimalis
- Rumah tipe Kutilang
- Rumah tipe Matahari
- Dan lain lain
Rumah type 21 adalah tipe rumah dengan luas bangunan 21 m², misalnya rumah dengan ukuran 6m x 3,5m. Ukuran tanah pada rumah type 21 dipadukan dengan ukuran luas tanah 6m x 10m = 60 m² dan 6m x 12m = 72 m², sehingga disebut rumah type 21/60 atau 21/72. Tipe rumah ini mempunyai 1 kamar tidur, 1 ruang tamu dan 1 kamar mandi.
Pada sekitar awal tahun 2012, pengembang perumahan tidak diizinkan membangun tipe rumah 21 dan diatur dalam pasal 22 ayat 3 UU Perumahan dan kawasan Permukiman No. 1 tahun 2011 yang mengatur batasan tipe rumah minimal 36 untuk mendapatkan FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan / KPR bersubsidi) dan juklaknya dituangkan dalam Permenpera No. 14 tahun 2012.
Namun sekitar akhir tahun 2012, kebijakan program subsidi perumahan rakyat kembali membolehkan dipakai untuk pembelian rumah type 21 m² yang didasarkan pada keputusan Mahkamah Konstitusi yang membatalkan ketentuan Pasal 22 ayat 3 UU No.1/2011 tersebut.
Tipe Rumah Type 36
Rumah type 36 adalah tipe rumah yang mempunyai luas bangunan 36 m², dengan ukuran 6m x 6m = 36 m². Luas tanah pada rumah type 36 ini dapat dipadukan dengan beberapa ukuran luas tanah seperti 60 m² atau 72 m², sehingga disebut rumah type 36/60 dan tipe rumah 36/72. Tipe rumah 36 biasanya mempunyai 2 kamar tidur, 1 ruang tamu dan ruang keluarga serta 1 kamar mandi.
Rumah tipe 45
Adalah rumah yang mempunyai luas bangunan 45 meter persegi misalnya dengan ukuran rumah 6m x 7,5 m = 45m2 sehingga disebut rumah tipe 45 diperumahan.
Rumah tipe 54
Yaitu rumah dengan ukuran bangunan 6m x 9m = 54m2 sehingga disebut rumah tipe 54 diperumahan, tipe rumah ini digunakan pada rumah kelas menengah yang mengutamakan keluasan bangunan namun dengan harga rumah yang masih dapat dijangkau konsumen calon pemilik rumah di perumahan.
Rumah tipe 60
Mempunyai ukuran bangunan 6 m x 10 m = 60 m2 sehingga disebut rumah tipe 60, rumah ini sudah cukup luas sehingga dapat digunakan pada rumah dengan kelas mewah diperumahan namun masih dengan harga yang terjangkau karena masih terdapat rumah mewah dengan luas bangunan yang lebih besar lagi dari nilai 60 meter persegi.
Jadilah pembeli dan penjual yang pintar, agar tidak ada yang di rugikan. :)
Rabu, 17 Juni 2015
Model Baju Terbaru 2015

Lebaran Sebentar lagi, ayo-ayo yang bingung nyambut lebaran, mampir ke sini aja. Banyak referensi baju model terbaru tahun 2015. Jadi gak usah bingung takut gak up date ya. Langsung simak jeng. Semoga Bermanfaat ya jeng... Marhaban Ya Ramadhan.. :)
Model Baju Muslim
Model Baju Kurung Lace
Model Gamis-Payung Gamis Ceruti
Gamis
Selasa, 16 Juni 2015
Resep Kue Kastengel
Bulan Puasa tinggal menghitung hari, lebaran tinggal 1 bulan lagi. Ngomong soal lebaran ada kue yang menjadi ciri khas lebaran adalah kue Kastengel atau kue keju. Ingin tau resepnya?simak berikut ini/
Bahan-bahan :
250 gram mentega
300 gram tepung terigu protein sedang sangrai dulu kemudian dinginkan
1 butir telur
100 gram keju edam parut
100 gram keju cheddar parut
3 kuning telur, untuk olesan
Margarin secukupnya untuk olesan
Cara membuat :
Kocok mentega dengan putih telur hingga putih dan mengembang
Masukkan keju edam parut sambil dikocok hingga rata
Masukkan tepung terigu, aduk perlahan dengan sendok kayu hingga tercampur rata.
Giling adonan dengan ketebalan ½ cm, potong-potong dengan lebar ½ cm panjang 2cm. Letakkan dan susun di dalam loyang datar yang telah diolesi margarin.
Olesi atasnya dengan kuning telur, taburi keju cheddar parut. Panggang dengan suhu 160C selama 25 menit hingga berwarna kuning kecokelatan dan kering. Angkat dan biarkan dingin. Simpan di dalam stoples kedap udara.
Senin, 15 Juni 2015
Cara Membuat Rujak Manis
Musim panas seperti saat ini paling enak makan makanan yang segar dan sedikit asam seperti rujak manis atau biasa di kenal dengan rujak legi. Rujak legi sedikit berbeda dengan rujak cingur yang membedakannya mulai dari segi bumbu hingga isi rujaknya sendiri. Mayoritas rujak legi tidak menggunakan sayur dan dalam bumbunya tidak menggunakan kacang tanah kecap dan petis. Untuk lebih lanjut saya akan membagi tips Bumbu Rujak Manis.
Bumbu Rujak Manis:
Gula Merah 1/2 kg
Cabe rawit yang di potong-potong
Asam Jawa
Garam 1/2 sendok teh
Semua bumbu di atas masukkan kedalam panci dan tambahkan sedikit air, jangan terlalu encer. Kemudian masak di atas api kecil hingga gula merahnya larut dan mendidih.
Tinggal ditambahkan bawang goreng dan kacang goreng yang sudah diblender sedikit kasar. Bisa ditambah petis kalo mau, tapi saya di sini gak pake petis.
Bumbu Rujak Manis:
Gula Merah 1/2 kg
Cabe rawit yang di potong-potong
Asam Jawa
Garam 1/2 sendok teh
Semua bumbu di atas masukkan kedalam panci dan tambahkan sedikit air, jangan terlalu encer. Kemudian masak di atas api kecil hingga gula merahnya larut dan mendidih.
Tinggal ditambahkan bawang goreng dan kacang goreng yang sudah diblender sedikit kasar. Bisa ditambah petis kalo mau, tapi saya di sini gak pake petis.
Rabu, 12 November 2014
Beli 99 iphone 6 untuk melamar kekasihnya, Pria ini tetap di tolak
Cinta memang buta, mungkin ini lah ungkapan yang cocok untuk menggambarkan kisah cinta seorang pria Tiongkok yang berakhir dengan kegagalan.
Seorang pekerja IT asal kota Guangzhou, Tiongkok tengah, berencana untuk melamar kekasihnya. Pria yang tak disebutkan identitasnya itu kemudian mencoba mencari cara untuk membuat kekasihnya terpesona.
Akhirnya, pria ini memutuskan untuk menghabiskan 55.000 poundsterling atau sekitar Rp 1 miliar untuk membeli 99 iPhone 6. Padahal, uang yang dihabiskannya itu sama dengan gaji seorang pegawai selama 17 tahun bekerja.
Pria ini kemudian menyusun ke-99 iPhone itu dengan bentuk hati. Dia berencana melamar kekasihnya itu di tengah-tengah susunan iPhone berbentuk hati itu.
Setelah selesai menyusun ke-99 iPhone itu, pria ini kemudian mengundang kekasih dan teman-temannya untuk menyaksikan aksinya melamar sang pujaan hati.
Menurut situs mikroblog Weibo, pria itu mengundang kekasihnya masuk ke dalam hati yang terbuat dari susunan iPhone itu, lalu memberinya bunga sekaligus ajakan untuk menikah.
Apa yang dikatakan gadis tersebut kepada sang pria tidak diketahui. Namun, sejumlah saksi mata mengatakan gadis itu menolak ajakan menikah yang diajukan pria tersebut.
Tak jelas juga bagaimana reaksi sang pria setelah lamarannya ditolak di depan umum. Namun, sejumlah kabar menyebut pria itu kini tengah mencoba mengumpulkan kembali uangnya dengan menjual ke-99 iPhone itu yang disertai potongan harga.
sumber:http://internasional.kompas.com/read/2014/11/11/22111271/Beli.99.iPhone.6.untuk.Lamar.Kekasihnya.Pria.Ini.Tetap.Ditolak
Seorang pekerja IT asal kota Guangzhou, Tiongkok tengah, berencana untuk melamar kekasihnya. Pria yang tak disebutkan identitasnya itu kemudian mencoba mencari cara untuk membuat kekasihnya terpesona.
Akhirnya, pria ini memutuskan untuk menghabiskan 55.000 poundsterling atau sekitar Rp 1 miliar untuk membeli 99 iPhone 6. Padahal, uang yang dihabiskannya itu sama dengan gaji seorang pegawai selama 17 tahun bekerja.
Pria ini kemudian menyusun ke-99 iPhone itu dengan bentuk hati. Dia berencana melamar kekasihnya itu di tengah-tengah susunan iPhone berbentuk hati itu.
Setelah selesai menyusun ke-99 iPhone itu, pria ini kemudian mengundang kekasih dan teman-temannya untuk menyaksikan aksinya melamar sang pujaan hati.
Menurut situs mikroblog Weibo, pria itu mengundang kekasihnya masuk ke dalam hati yang terbuat dari susunan iPhone itu, lalu memberinya bunga sekaligus ajakan untuk menikah.
Apa yang dikatakan gadis tersebut kepada sang pria tidak diketahui. Namun, sejumlah saksi mata mengatakan gadis itu menolak ajakan menikah yang diajukan pria tersebut.
Tak jelas juga bagaimana reaksi sang pria setelah lamarannya ditolak di depan umum. Namun, sejumlah kabar menyebut pria itu kini tengah mencoba mengumpulkan kembali uangnya dengan menjual ke-99 iPhone itu yang disertai potongan harga.
sumber:http://internasional.kompas.com/read/2014/11/11/22111271/Beli.99.iPhone.6.untuk.Lamar.Kekasihnya.Pria.Ini.Tetap.Ditolak
Kamis, 30 Oktober 2014
Cerita Nabi Syuaib
Cerita Nabi Syuaib
Seruan Nabi Syuaib as tersebut kepada kaumnya, sedikitpun tidak mereka turuti, mereka beranggapan mereka yang benar, sedangkan Nabi Syu’aib dianggap sebagai orang yang menyebabkan huru hara dan kegaduhan. Namun Nabi Syu’aib as tidak putus asa, malah ia smakin semakin semangat terus mengajarkan dan mendidik mereka..Setelah memberi penjelasan mengenai masalah tauhid secara langsung, Nabi Syuaib as beralih ke masalah muamalah kehidupan sehari-hari yang berkenaan dengan kejujuran dan keadilan. Hal yang terkenal pada penduduk madyan adalah mereka sering mengurangi takaran timbanan dan mereka tidak memberi hak-hak manusia yang semestinya mereka dapatkan.
Masyarakat Madyan ketika menganggap bahwa mengurangi bobot timbhangan merupakan salah satu bentuk kepandaian atau keahlian dalam perdagangan, serta bentuk kelicikan dalam mengambil dan membeli. Lalu datanglah Nabi Syu’aib kepada mereka untuk mengingatkan bahwa apa yang mereka lakukan tersebut merupakan perbuatan yang tercela dan termasuk sebagai pencurian. Nabi Syu’aib as memberitahu mereka bahwa ia khawatir jika mereka meneruskan perbuatan curang tersebut maka mereka akan mendapat azab yang tidak dapat mereka hindari. Hal itu seperti yang tertulis dalam Al Qur an yang berbunyi sebagai berikut :
“Dan syu’aib berkata : “Hai kaumku, cukupkanlah takaran dan timbangan dengan adil, dan janganlah kamu merugikan manusia terhadap hak-hak mereka dan janganlah kamu membuat kejatan di muka bumi dengan membuat kerusakan. Dan aku bukanlah seorang penjaga atas dirimu” (Qs 11 : 85 – 86)
Nabi Syu’aib as meneruskan misi dakwahnya. Ia mengulangi nasihathnya sampai beberapa kali kepada kaumnya dengan cara yang baik dan mengajak ke jalan yang benar bukan ke jalan yang salah, ia menghimbau kepada kaumnya untuk menegakkan timbangan dengan keadilan dan kebenaran dan mengingatkan mereka agar jangan merampas hak-hak orang lain, bukan hanya dalam jual beli saja namun juga perbuatan lainnya, Ia memerintahkan untuk menegakkan keadilan dan kejujuran. Itulah seruang agama tahuid dan akidah tauhid, kejujuran dan keadilan selalu ia suarakan.
Cerita Nabi Syuaib – Dengan cara seperti itu Nabi utusan Allah itu menjelaskan kepada kaumnya bahwa persoalan yang mereka hadapi merupakan persoalan yang begitu penting dan sangat serius, bahkan sangat berat. Ia membertahu bahwa akibat yang bakal mereka terima jika mereka berbuat kerusakan. Kemudian ia berhenti berbicara, kemudian kaumnya bergantinya untuk mulai membuka pembicaran seperti yang tercantum dalam ayat Al qur an di bawah ini :
Mereka berkata : “Hai Syu’aib, apakah agamamu yang menyuruh kamu agar kami meinggalkan apa yang disembah oleh bapak-bapak kami atau meralarang kami memperbuat apa yang kami kehendaki tentang harta kami. Sesungguhnya kamu adalah orang-raong yang sangat penyantun lagi berakal” (Qs : 11 : 87)
Para penduduk Madyan yang kafir mereka biasa merampok dan menyembah Al-Aikah, yang merupakan pohon dari Al-Aikah yang dikelilingi oleh dahan-dahan yang berputar di sekelilingnya. Mereka termasuk orang-orang yang menjalin hubungan sesama manusia dengan cara-cara yang sangat keji. Mereka suka mengurangi timbangan, mereka mengambil yang lebih darinya dan tidak menghiraukan kekurangannya.
Seruan Nabi Syu’aib as ditentang keras oleh mereka. Mereka menatang Nabi Syuaib dengan berkata : “Cobalah engkau turunkan siksa itu sekarang juga kepada kami, jika memang engkau benar dalam kata-katamu itu”
Permintaan mereka langsung diberikan oleh Allah, dengan azab hawa yang panas terik membakar kulit, sebagaimana diterangkan dalam Al Qur’an :
“Kemudian mereka ditimpa gempa, maka jadilah mereka mayat-mayat yang bergelimpangan di dalam rumah-rumah mereka”. (QS : 7 : 91)
Itulah cerita nabi Syuiab, semoga kisah cerita di atas dapat kita ambil hikmahnya, dan semoga kita tidak termasuk golongan seperti kaum Madyan yang dijatuhi azab oleh Allah karena telah berbuat kemaksiatan di muka bumi.
Seruan Nabi Syuaib as tersebut kepada kaumnya, sedikitpun tidak mereka turuti, mereka beranggapan mereka yang benar, sedangkan Nabi Syu’aib dianggap sebagai orang yang menyebabkan huru hara dan kegaduhan. Namun Nabi Syu’aib as tidak putus asa, malah ia smakin semakin semangat terus mengajarkan dan mendidik mereka..Setelah memberi penjelasan mengenai masalah tauhid secara langsung, Nabi Syuaib as beralih ke masalah muamalah kehidupan sehari-hari yang berkenaan dengan kejujuran dan keadilan. Hal yang terkenal pada penduduk madyan adalah mereka sering mengurangi takaran timbanan dan mereka tidak memberi hak-hak manusia yang semestinya mereka dapatkan.
Masyarakat Madyan ketika menganggap bahwa mengurangi bobot timbhangan merupakan salah satu bentuk kepandaian atau keahlian dalam perdagangan, serta bentuk kelicikan dalam mengambil dan membeli. Lalu datanglah Nabi Syu’aib kepada mereka untuk mengingatkan bahwa apa yang mereka lakukan tersebut merupakan perbuatan yang tercela dan termasuk sebagai pencurian. Nabi Syu’aib as memberitahu mereka bahwa ia khawatir jika mereka meneruskan perbuatan curang tersebut maka mereka akan mendapat azab yang tidak dapat mereka hindari. Hal itu seperti yang tertulis dalam Al Qur an yang berbunyi sebagai berikut :
“Dan syu’aib berkata : “Hai kaumku, cukupkanlah takaran dan timbangan dengan adil, dan janganlah kamu merugikan manusia terhadap hak-hak mereka dan janganlah kamu membuat kejatan di muka bumi dengan membuat kerusakan. Dan aku bukanlah seorang penjaga atas dirimu” (Qs 11 : 85 – 86)
Nabi Syu’aib as meneruskan misi dakwahnya. Ia mengulangi nasihathnya sampai beberapa kali kepada kaumnya dengan cara yang baik dan mengajak ke jalan yang benar bukan ke jalan yang salah, ia menghimbau kepada kaumnya untuk menegakkan timbangan dengan keadilan dan kebenaran dan mengingatkan mereka agar jangan merampas hak-hak orang lain, bukan hanya dalam jual beli saja namun juga perbuatan lainnya, Ia memerintahkan untuk menegakkan keadilan dan kejujuran. Itulah seruang agama tahuid dan akidah tauhid, kejujuran dan keadilan selalu ia suarakan.
Cerita Nabi Syuaib – Dengan cara seperti itu Nabi utusan Allah itu menjelaskan kepada kaumnya bahwa persoalan yang mereka hadapi merupakan persoalan yang begitu penting dan sangat serius, bahkan sangat berat. Ia membertahu bahwa akibat yang bakal mereka terima jika mereka berbuat kerusakan. Kemudian ia berhenti berbicara, kemudian kaumnya bergantinya untuk mulai membuka pembicaran seperti yang tercantum dalam ayat Al qur an di bawah ini :
Mereka berkata : “Hai Syu’aib, apakah agamamu yang menyuruh kamu agar kami meinggalkan apa yang disembah oleh bapak-bapak kami atau meralarang kami memperbuat apa yang kami kehendaki tentang harta kami. Sesungguhnya kamu adalah orang-raong yang sangat penyantun lagi berakal” (Qs : 11 : 87)
Para penduduk Madyan yang kafir mereka biasa merampok dan menyembah Al-Aikah, yang merupakan pohon dari Al-Aikah yang dikelilingi oleh dahan-dahan yang berputar di sekelilingnya. Mereka termasuk orang-orang yang menjalin hubungan sesama manusia dengan cara-cara yang sangat keji. Mereka suka mengurangi timbangan, mereka mengambil yang lebih darinya dan tidak menghiraukan kekurangannya.
Seruan Nabi Syu’aib as ditentang keras oleh mereka. Mereka menatang Nabi Syuaib dengan berkata : “Cobalah engkau turunkan siksa itu sekarang juga kepada kami, jika memang engkau benar dalam kata-katamu itu”
Permintaan mereka langsung diberikan oleh Allah, dengan azab hawa yang panas terik membakar kulit, sebagaimana diterangkan dalam Al Qur’an :
“Kemudian mereka ditimpa gempa, maka jadilah mereka mayat-mayat yang bergelimpangan di dalam rumah-rumah mereka”. (QS : 7 : 91)
Itulah cerita nabi Syuiab, semoga kisah cerita di atas dapat kita ambil hikmahnya, dan semoga kita tidak termasuk golongan seperti kaum Madyan yang dijatuhi azab oleh Allah karena telah berbuat kemaksiatan di muka bumi.
Langganan:
Postingan (Atom)



















